Tanamkan Jiwa Kepemimpinan, SMPN 3 Singaraja Gelar LDKS OSIS

Menanamkan jiwa kepemimpinan SMP Negeri 3 Singaraja mengelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi Pengurus OSIS yang secara resmi dibuka Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Buleleng, Drs. Dewa Made Sudiarta, M. Si., di Agrowisata Lalangan, Desa Sawan, Kecamatan Sawan, Buleleng.

Plt. Kadis Dewa Sudiarta menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif SMP Negeri 3 Singaraja yang telah menyelenggarakan kegiatan LDKS, sebab LDKS sebagai kegiatan yang dirasa penting untuk diselenggarakan dengan tujuan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

Dewa Sudiarta menekankan bahwa LDKS merupakan upaya krusial dalam menanamkan jiwa kepemimpinan siswa sejak dini, sekaligus membentuk karakter kepemimpinan yang kuat pada diri mereka.

“Saya berharap kegiatan ini menjadi inspirasi yang positif bagi seluruh siswa dalam mengambil atau menentukan suatu sikap dengan mengedepankan jiwa-jiwa kepemimpinan,” ujar Dewa Sudiarta.

Sebagai alumni SMP Negeri 3 Singaraja angkatan 90-an, Plt. Kadis Sudiarta berharap penuh agar LDKS kali ini dapat memberikan manfaat nyata. Ia ingin kegiatan ini menjadi pembekalan lengkap mengenai wawasan nasionalisme, wawasan kepemimpinan, peningkatan kualitas pengetahuan, keterampilan, dan sikap tanggung jawab, serta memantapkan kemampuan kepemimpinan yang dimiliki para siswa.

“Maka kelak mereka akan tumbuh sebagai generasi muda yang tangguh, berkepribadian, dan mampu bersaing secara sehat,” harapnya.

Selain materi kepemimpinan, penggunaan sosial media juga menjadi sorotan. Plt. Kadis Dewa Sudiarta berpesan agar para siswa dapat lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi informasi di era digital sekarang ini. Di sisi lain, siswa diharapkan untuk terus meningkatkan kreativitas dan berinovasi dalam menghadapi kemajuan teknologi, yang harus diimbangi dengan semangat kolaborasi.

Kegiatan LDKS ini diikuti oleh  30 pengurus OSIS baru, ditambah 10 anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS), dan 10 anggota pengurus OSIS lama, serta didampingi oleh 27 orang pembina.

Selama tiga hari, peserta LDKS akan mengikuti berbagai kegiatan yang diisi baik dengan materi-materi kepemimpinan maupun pengenalan lingkungan sekitar di Agrowisata Lalangan. Diharapkan, pengalaman ini dapat membekali mereka dengan kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang solid sebagai motor penggerak organisasi siswa di sekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *